40 Ribu Undangan dan 1000 Hidang Meriahkan Maulid Raya Banda Aceh

Kamis, 06 Februari 2020 20:35

Total berita dikunjungi: 119

40 Ribu Undangan dan 1000 Hidang Meriahkan Maulid Raya Banda Aceh Warga membawa hidangan maulid menuju Lapangan Blang padang Banda aceh. Kamis, 06/02/2020. Foto boy emhas

Banda Aceh - Sekira 40 ribu undangan dari berbagai kalangan mulai dari masyarakat umum, pelajar, pejabat, anak yatim, kaum disabilitas, hingga wisatawan menyemut di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh (6/2/2020).


Di sana, Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar Maulid Raya 1441 Hijriah untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tak kurang dari 1.000 idang disanikan untuk para undangan. Per idangnya terdiri 25 porsi nasi dan lauknya.


Di awal acara, Wali Kota Banda Aceh Aminulah Usman menyerahkan santunan secara simbolis kepada 1.000 anak yatim. Sebelum makan kenduri bersama, Ustaz Das'ad Latief yang terbang jauh-jauh dari Makassar, sukses mencuri atensi puluhan  ribu jemaah lewat gaya tausiahnya yang nge-gas berbalut jenaka.


Di antara tamu undangan, terlihat hadir Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dan sejumlah unsur Forkopimda Aceh. Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin, Ketua DPRK Farid Nyak Umar, forkopimda Banda Aceh, Sekda Bahagia, dan sejumlah pejabat lainnya juga hadir.



Dalam sambutannya, Wali Kota Aminullah mengatakan peringatan Maulid Raya yang diselenggarakan setiap tahun ini, merupakan bagian dari upaya untuk menanamkan nilai-nilai luhur, menghadirkan kembali keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam keseharian, dan juga membumikan syiar Islam di Kota Banda Aceh yang kita cintai ini.


Insyaallah kami dari jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh akan mengambil inspirasi dari semangat Rasulullah dalam membangun Kota Banda Aceh, sebagai titik berangkat dalam mewujudkan visi Banda Aceh Gemilang dalam Bingkai Syariah, ungkapkannya.


Menurut wali kota, pihak panitia hanya menyediakan tenda, panggung, dan fasilitas pendukung lainnya. Sisanya merupakan swadaya masyarakat. Jika kita kalkulasi, acara berharga ini butuh dana tak kurang dari Rp5 miliar. Tapi dengan partisipasi masyarakat, semua terasa ringan dan bisa kita gelar dengan baik.


Selain sebagai wujud rasa syukur atas kelahiran Baginda Nabi dan syiar Islam, acara ini kata Aminulllah juga sebagai perekat ukhuwah antar sesama. Alhamdulillah kita bisa bergabung bersama merajut ukuwah dan silaturahmi. Hadir pula di tengah-tengah kita 1.000 anak yatim dan 700 disabilitas yang kita tempatkan di tenda VIP,  ungkapnya.


Dan tentu saja, kegiatan keagamaan seperti Maulid Akbar hari ini menjadi salah satu tujuan wisata religi favorit Banda Aceh. Di antara 40 ribu lebih yang datang hari ini juga hadir para wisatawan lokal maupun luar negeri seperti dari Turki, Jepang, Australia, Malaysia, dan beberapa negara lainnya, demikian Aminulah Usman. (Adm)