Banda Aceh Zona Oranye, Wali Kota Minta Warga Tetap Disiplin dan Patuhi Protokol Kesehatan

Minggu, 06 Juni 2021 09:43

Total berita dikunjungi: 46

Banda Aceh Zona Oranye, Wali Kota Minta Warga Tetap Disiplin dan Patuhi Protokol Kesehatan Walikota Banda Aceh H. Aminullah usman

BANDA ACEH - Proses penanganan coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kota Banda Aceh terus menunjukkan kemajuan dan mulai membaik.

Kini ibukota Provinsi Aceh tersebut berstatus zona orange (terkendali).

Hal tersebut diketahui berdasarkan publikasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional, Kamis (27/5/2021) yang disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG).

SAG pun menjelaskan bahwa peta zonasi risiko Covid-19 dapat berubah setiap minggu sesuai dengan dinamika penanganan pandemi di kabupaten/kota di Aceh.

Sementara itu Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengatakan hasil tersebut tentunya tidak bisa dipisahkan dari upaya Pemerintah Kota yang terus rutin dan intens melakukan razia protokol kesehatan (protkes) di tempat-tempat keramaian.

"Ini tidak lepas dari upaya yang dilakukan Pemko Banda Aceh dalam menekan angka Covid-19 yang tak henti-hentinya menggelar razia prokes setiap harinya," kata Aminullah, dalam siaran pers, jumat (28/05/2021)

Meski demikian, Wali Kota Aminullah tetap meminta dan berharap kepada seluruh masyarakat agar terus mematuhi protokol kesehatan guna menekan angka penyebaran virus corona.

Karena dengan kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan, maka laju penularan covid dapat dihentikan.

"Jangan pernah lengah, jangan terlena, terus disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, yaitu tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan. Lalu, kurangi mobilitas kalau itu tidak terlalu penting. Kita harap situasi bisa secepatnya kembali membaik seperti biasanya," harapnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Kota Banda Aceh berstatus zona merah berdasarkan pemetaan dari kondisi penyebaran infeksi Covid-19 yang dilakukan secara manual oleh Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh. (adm)