Gerak Cepat PDAM Tirta Daroy Banda Aceh Tangani Keluhan Warga

Senin, 07 September 2020 23:26

Total berita dikunjungi: 472

Gerak Cepat PDAM Tirta Daroy Banda Aceh Tangani Keluhan Warga Tim dari PDAM Tirta Daroy ketika meninjau lokasi pipa di Geuceu Inem, Banda Aceh. Senin, 07/09/2020. Foto Ist

Banda Aceh - Mengabdi dan melayani masyarakat sepenuh hati, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Daroy Banda Aceh kian hari terus berbenah. Perusahan yang menjadi andalan warga Ibukota Provinsi Aceh ini tidak sehari pun tanpa keluhan warga, tak lengkap rasanya.

Kondisi pipa yang semrawut pasca bencana alam besar yang terjadi di pantai barat pulau Sumatera ini menjadi inti dari permasalahan kota dengan sekitar 51 ribu dari 250 ribuan warga yang merupakan konsumen air bersih dari perusahaan BUMD tersebut.

Keluhan ini pun yang menjadi semangat para laskar biru dalam membenahi kekurangan yang terjadi selama ini. PDAM Tirta Daroy selama ini -mulai dari pembenahan jaringan perpipaan, upaya menekan angka kebocoran air, hingga perubahannya- mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Keluhan dan saran dari warga selalu kita terima dan kami serap dengan baik. Setiap persoalan di lapangan tak ada siang dan malam kami lakoni, kami siap memberi yang terbaik kepada masyarakat Banda Aceh, ujar Irwandi, ST, Direktur Teknik PDAM tirta Daroy di ruang dinasnya, Senin 7 September 2020.

Katanya,setiap keluhan yang disampaikan oleh warga, pihaknya langsung menanggapi secara cepat, dan bisa langsung terselesaikan, banyak masih kekurangan di lapangan, seperti masih adanya perkara pipa karena instalasi yang digunakan 70 persen masih berupa instalasi pada tahun 1975, yang mana pipanya berukuran kecil. Akibatnya aliran air agak lambat.

Kendala lainnya pun bermacam, seperti kebocoran pipa di jalan-jalan, dan termasuk juga penggunaan pompa hisap oleh pelanggan yang menjadi alasan air tidak mengalir secara merata sampai ke kawasan Lampineung, Lampulo, dan Meuraxa.
Pagi ini kami juga menanggapi laporan warga tentang keluar nya pipa PDAM di dalam saluran drainase di jalan Fatahillah, Gampong Geuceu Inem, ujar Wandi.
Mendapat kabar tersebut ia dan tim pun segera menelusuri ke lapangan. Di sana, pihaknya menemukan pipa dengan diameter 200 mm dalam kondisi baik. Namun, seperti laporan warga, pipa yang menjulur keluar (berada di tengah-tengah drainase) itu rentan akan terjadinya kerusakan.

Pipa tersebut menurut pemetaan yang kita lihat sudah dipasang sangat lama sehingga pada saat pembersihan tanah yang sudah mengeras di dalam saluran tersebut menyebabkan keluarganya pipa ke permukaan, katanya.

Namun demikian, usai meninjau lokasi keluarnya pipa, tim PDAM segera menindaklanjuti laporan warga tersebut.

Wandi pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung PDAM Tirta Daroy untuk terus berbenah selama ini, laporan warga merupakan bentuk kerja sama terbaik selama ini. Karena itu kami tahu dimana kendala dan apa yang harus kami pacu untuk memberi yang terbaik bagi pelanggan.

Di bawah Di bawah nahkoda Wali Kota Aminullah Usman bersama Wakil Wali Kota Zainal Arifin, PDAM Tirta Daroy yang dipimpin Dirut Novizal Aiyub semakin unggul dan mendapat banyak apresiasi dari berbagai pihak, diantaranya Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar yang turut mengapresiasi kerja PDAM yang sudah mulai membenahi diri menjadi lebih baik dibandingkan masa lalu. Politisi PKS ini juga terus mendorong PDAM dapat memberikan pelayanan yang maksimal berupa kualitas, kuantitas, kontinuitas, dan keterjangkauan bagi masyarakat. Kepala Ombudsman Aceh Taqwaddin Husin pun turut menyampaikan apresiasi dengan kata yang sama.

PDAM juga terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan hadir di Mal Pelayanan Publik (MPP) di lantai III gedung pasar Aceh, mendirikan Posko Reaksi Cepat 24 Jam di simpang Kodam pusat kota dan kerap mensosialisasikan nomor pengaduan (081360537581 dan 082166666212) di berbagai media. (Rky)