Ketua Komisi 3 Ingatkan Dinas PUPR Kota agar tidak mengeluarkan Rekomendasi pembangunan komersil di RTH.

Selasa, 16 Maret 2021 08:46

Total berita dikunjungi: 216

Ketua Komisi 3 Ingatkan Dinas PUPR Kota agar tidak mengeluarkan Rekomendasi pembangunan komersil di RTH. Ketua Komisi 3 DPRK Banda Aceh Teuku Arief Klalifah, ST

Banda Aceh - Ketua Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh, Teuku Arief Khalifah, ST. M. App Mgt menyampaikan masukan nya kepada Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas PUPR agar tidak mengeluarkan rekomendasi serta izin pembangunan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Banda Aceh. 

Ditemui di ruang rapat Komisi 3, Arief mengingatkan bahwa RTH existing Banda Aceh masih di sekitaran 12-13 %, sehingga masih membutuhkan sekitar 7% untuk mencapai target 20% sesuai ketentuan perundang-undangan.

Saya mengingatkan teman-teman di PU agar benar-benar mengkaji apabila ada permohonan izin pembangunan di dalam wilayah RTH. Kita masih kekurangan persentase Ruang Hijau, jadi pembangunan infrastruktur pada kawasan hijau lebih baik tidak dilakukan lagi kedepan ujar Arief.

Dari Hasil tinjauan lapangan, Politisi Gerindra ini mengungkapkan masih terdapat ruang-ruang terbuka Hijau yang berpotensi masuk dalam rencana pembangunan komersil. 

Hasil koordinasi kami di Kecamatan dan Gampong mengindikasi bahwa masih terdapat pengajuan pembangunan komersil di wilayah RTH. Jadi dalam kesempatan ini saya  ingatkan kembali PUPR dan Dinas yang mengelola perizinan untuk benar-benar melakukan kajian sebelum memberikan rekomendasi, karena pembagunan yang dibenarkan pada RTH adalah infrastuktur pendukung ruang hijau, seperti fasilitas publik, area bermain anak, bangunan taman dan ruang terbuka. Bukan membangun tempat usaha, cafe dan sejenisnya. 

Dirinya juga menjelaskan bahwa dalam Qanun RTH yang telah dibahas bersama antara Komisi 3 DPRK dan Pemko terdapat poin yang mewajibkan Pemerintah Kota untuk menambah jumlah RTH setiap tahun nya sesuai dengan kemampuan keuangan Kota. 

Ketika Qanun ini di implementasikan maka pemerintah Kota kedepan harus menyediakan anggaran dalam memenuhi kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Kota, walaupun nantinya dalam pelaksanaan akan disesuaikan dengan keadaan keuangan kota ujarnya. 

Arief juga menyampaikan dirinya berharap kedepan Pemerintah Kota bisa mengeluarkan program satu gampong satu taman. Selain menambah jumlah RTH tentunya bisa meningkatkan ruang-ruang publik untuk kegiatan-kegiatan sosial masyarakat. 

Saya berharap kedepan setiap gampong dapat memiliki ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang bermain, ruang bersosialisasi dan juga sebagai arena piknik keluarga dan wisata tutup nya. (Adm)